![]() |
Dua sahabat, satu lapangan, dan dunia yang tak pernah sama - Blog Cerita Kemuning |
Blurb
Cerita ini tidak ditulis untuk mengajari siapa pun cara hidup.
Ia hanya ingin bercerita.
Tentang apa yang pernah dilihat.
Didengar.
Dirasakan.
Tentang bagaimana manusia, dengan niat baiknya masing-masing, kadang lupa bahwa cara juga menentukan arah. Bahwa nilai yang ditanamkan tanpa empati bisa tumbuh menjadi beban. Bahwa diam tidak selalu berarti kalah, dan ribut tidak selalu berarti benar.
Qirin dan Qirun bukan tokoh besar.
Mereka hanya contoh kecil dari kehidupan yang nyata—tentang keluarga, tetangga, dan dunia orang dewasa yang sering terlalu ramai untuk telinga anak-anak.
Jika ada yang terasa dekat, mungkin karena kita pernah berdiri di salah satu dunia itu. Atau tanpa sadar, ikut membangunnya.
---

Tidak ada komentar:
Posting Komentar